Senin, 11 Oktober 2010

sistem informasi manajemen

System informasi manajemen

System informasi manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Parapemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya.

Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.

Manajemen Pada Aspek Informasi

Informasi, data, fakta, atau opini dalam suatu organisasi dapat berlangsung dari atas ke bawah atau sebaliknya dan dapat pula berlangsung secara horisontal. Lalu lintas informasi tersebut dapat berlangsung sewaktu-waktu dengan frekuensi tinggi atau rendah. Intensitas informasi tersebut belum tentu cocok dengan kebutuhan suatu organisasi dan bidang tertentu, terlebih bila informasi-informasi yang ada menumpuk dan tercampur baur.

Maka untuk penertibannya dibutuhkan suatu perangkat khusus yang dapat menanganinya. Perangkat tersebut dikenal dengan Sistem Informasi Manajemen (SIM) atau Manajemen Informasi secara Sistem (MIS).Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sebuah bidang yang mulai berkembang sejak tahun 1960an.

Walau tidak terdapat konsensus tunggal, secara umum SIM didefinisikan sebagai sistem yang menyediakan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen, serta pengambilan keputusan sebuah organisasi. SIM juga dikenal dengan ungkapan lainnya seperti: “Sistem Informasi”, “Sistem Pemrosesan Informasi”, “Sistem Informasi dan Pengambil Keputusan”.

Untuk mengumpulkan berita dan memprosesnya menjadi informasi untuk keperluan manajerial organisasi dengan memakai prinsip sistem. Dikatakan memakai prinsip sistem karena berita yang tersebar dalam pelbagai bentuknya dikumpulkan, disimpan serta diolah dan diproses oleh satu badan yang kemudian dirumuskan menjadi suatu informasi.

Baskerville dan Myers berargumentasi bahwa SIM sudah saatnya menjadi sebuah disiplin ilmu secara mandiri.

Davis menawarkan konsensus, bahwa setidaknya terdapat lima aspek yang dapat dikategorikan sebagai ciri khusus bidang SIM :

1.Proses Manajemen, seperti perencanaan strategis, pengelolaan fungsi sistem informasi, dan seterusnya.
2.Proses Pengembangan, seperti manajemen proyek pengembangan sistem, dan seterusnya.
3.Konsep Pengembangan, seperti konsep sosio-teknikal, konsep kualitas, dan seterusnya
.4.Representasi, seperti sistem basis data, pengkodean program, dan seterusnya.
5.Sistem Aplikasi, seperti Knowledge Management, Executive System, dan seterusnya.

Secara ideal, lembaga pendidikan seharusnya memiliki SIM yang merupakan suatu unit atau badan tersendiri lengkap dengan susunan petugasnya. Sebab, adanya SIM bertujuan—sebagaimana dijelaskan Murdick—untuk meningkatkan manajemen yang didasarkan kepada berita-berita, intuisi, dan pemecahan masalah yang terisolasi kepada manajemen yang didasarkan pada informasi secara sistem, pemrosesan data secara sempurna dengan alat-alat yang canggih dan pemecahan masalah secara sistem.

SIM sebagai suatu badan memiliki bagian-bagian yang melaksanakan tugas-tugas tertentu. Bagian-bagian itu ialah:

(1) pengumpulan data,
(2) penyimpan data,
(3) pemroses data,
(4) pemrogram data.

Masing-masing bagian tersebut dibutuhkan petugas yang ahli dalam bidangnya. Di negara-negara yang kaya, SIM sudah menggunakan alat yang canggih, yaitu komputer sehingga dapat memberikan informasi yang lengkap dan benar.

Di negara-negara berkembang seperti halnya Indonesia, pemakaian komputer ini sedang dirintis. Meski demikian, data dapat saja diproses dengan pikiran dan keterampilan petugas dengan memakai model berpikir deduktif dan induktif. Berpikir deduktif bersumberkan dari kebutuhan manajer sedangkan berpikir induktif terjadi ketika menyusun informasi dari fakta-fakta yang menyangkut kebutuhan manajer.







Sistem Informasi Sebagai Pendukung Proses Manajerial
Teori-teori kepemimpinan diketahui bahwa manajemen suatu organisasi memainkan tiga ketegori peranan, yaitu peranan yang bersifat interpersonal, peranan informasional, dan peranan selaku pengambil keputusan. Peranan yang bersifat interpersonal dimaksudkan untuk menumbuhkan iklim solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi. Peranan ini dapat terlihat dalam tiga bentuk, yaitu :

(1) peranan yang bersifat simbolis, dimana ia akan berakibat pada kesediaan manajemen untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan seremonial.
(2) Peranan selaku pimpinan, dimana kemampuan memimpin yang efektif akan turut menentukan keberhasilan atau kegagalan organisasi.
(3) Peranan sebagai penghubung, yakni manajemen menerima informasi dari pihak luar dan sebaliknya memberikan informasi kepada pihak luar tentang organisasi yang dipimpinnya.Peranan yang kedua adalah peranan informasional.

Yakni, dalam kedudukannya sebagai pimpinan dalam organisasi, manajemen menjadi pemantau arus informasi, selain sebagai penerima dan pembagi informasi. Peranan yang terakhir adalah selaku pengambil keputusan, baik yang sifatnya strategis, fungsional dan teknis operasional.

Seluruh peranan yang telah disebutkan tadi akan dapat dimainkan oleh manajemen dengan tingkat efektivitas yang tinggi apabila sebelum dan selama memainkan peranan tersebut tersedia semua jenis informasi yang diperlukan oleh manajemen suatu organisasi.

sumber :
http://mustofaabihamid.blogspot.com/2010/05/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html

Senin, 04 Oktober 2010

tugas struktur dan organisasi data 1.


Senin, 04 Oktober 2010

Tugas Struktur dan Organisasi Data 1.

Dosen : Lulu Chaerani Munggaran
Mata kuliah : Struktur dan Organisasi Data 1
Nama Kelompok : 
1. Iman Febriansyah
2. Andri Prasetyo
3. Henri Asmana
Kelas  2 DB 21

Berikut ini merupakan cara pengorganisasian file di perusahaan konveksi KAHO.             
A. Pengklasifikasian File
1. File Master
Dalam perusahaan konveksi KAHO, ada tiga file yang termasuk, yaitu:
a. File Gaji : merupakan file master yang digunakan untuk memasukkan data-data gaji karyawan dan buruh, beserta memasukkan data mengenai pinjaman perusahaan. (diupdate perbulan)
b. File Biaya Produksi (Pengeluaran) : merupakan file master unutuk memasukkan data-data :
• Biaya pemakaian listrik
• Biaya pemakaian telepon
• Biaya pembelian mesin-mesin
• Biaya pembelian bensin
• Biaya pembelian bahan baku
• Biaya pembayaran service peralatan
(diupdate perbulan)
c. File Pendapatan : merupakan file master untuk memasukkan biaya pendapatan perusahaan. (diupdate perbulan).





2. Transaction File
File-file perusahaan yang termasuk dala transaction file yaitu:
a. Invoice tahun 2009: merupakan file yang berisikan informasi mengenai transaksi dengan customer melalui bank pada tahun 2009.
b. Tagihan Customer 2006-2009: merupakan file yang berisi tagihan Customer tahun 2006-2009. (diupdate pertahun).

3. Report File
File-file perusahaan yang termasuk dalam report file yaitu:
a. Laporan keuangan: berisi laporan keuangan perusahaan dari mulai berdiri hingga sekarang ( diupdate pertahun).
b. Laporan Customer yang belum bayar : berisi laporan customer perusahaan yang belum melunasi pembayaran (diupdate pertahun).
c. Laporan Faktur : berisi laporan faktur perusahaan (diupdate perbulan)



B. Media Penyimpanan yang Digunakan
Media penyimpanan yang digunakan dalam perusahaan konveksi yaitu:
1. Media Penyimpanan Internal
• Internal memory merupakan suatu memory yang terletak didalam CPU dan karena itu sering disebut sebagai internal memory atau internal storage ataupun main memory atau memory utama atau hanya disebut sebagai memory.
• Data yang diproses oleh komputer, sebenarnya masih tersimpan didalam memory, dan dalam hal ini komputer hanya membaca data dan kemudian memprosesnya.
• RAM : berfungsi untuk menyimpan program dan data dari pemakai komputer dalam bentuk pulsa-pulsa listrik, sehingga seandainya listrik yang ada dimatikan, maka program dan data
yang tersimpan akan hilang

2. Eksternal Memory
a. Harddisk
• Harddisk merupakan salah media penyimpan data yang cukup populer bagi mainframe ataupun PC.
• Mekanisme yang menyebabkan data yang tersimpan bisa dibaca ataupun ditulis didalam hard disk, disebut sebagai disk drive.
b. Flash Disk


KESIMPULAN

• Perusahaan konveksi KAHO memiliki 3 file master, serta beberapa file-file lain yang   termasuk dalam transaction file, report file, dan text file.
• Kemudian menggunakan media penyimpanan internal dan media penyimpanan external seperti harddisk dan flash disk. Media penyimpanan seperti ini cukup efektif karena jumlah yang tidak terlalu banyak, serta dapat memudahkan pengupdate-an transaksi yang dapat berlangsung sewaktu-waktu.
• Menggunakan organisasi file berkas relatif dengan teknik pencarian tabel.

Sumber:
ilmukomputer.com
perusahaan konveksi KAHO